Tampil Cantik Saat Melahirkan, Bolehkah Ibu Hamil Eyelash Extension?

SetiapĀ  wanita, pada dasarnya selalu ingin tampil cantik dalam keadaan apapun, bahkan pada saat melahirkan. Tak heran, saat ini trend mempercantik wajah untuk menyambut kelahiran si kecil banyak dipilih oleh sebagian wanita. Salah satunya adalah melakukan proses tanam bulu mata. Memiliki bahan dengan banyak kandungan kimia, bolehkah ibu hamil eyelash extension?

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memasang Eyelash Extension pada Ibu Hamil

  1. Pastikan Tidak Ada Reaksi Alergi

Umumnya, ibu hamil memiliki rasa yang lebih sensitif daripada wanita lainnya, karena bawaan si bayi dalam kandungan. Demi menjaga kesehatan si kecil yang berada di dalam perut, ibu harus berhati-hati sebelum memutuskan untuk melakukan penanaman bulu mata, karena tanam bulu mata bisa saja dapat memicu reaksi alergi bagi ibu hamil yang sedang dalam kondisi lebih sensitif.

Bahan dari pembuatan bulu mata palsu ini, mengandung banyak bahan kimia yang tidak semua orang cocok menggunakannya. Sehingga, ibu harus memastikan kondisi kulit dan juga area sekitar mata yang kemungkinan akan terkena reaksi alergi. Rasa alergi yang ditimbulkan dari bahan eyelash extension ini memang beragam, seperti mata membengkak ataupun kulit yang gatal.

  1. Lakukan Perawatan dengan Ahlinya

Sebelum melakukan perawatan tanam bulu mata, ada baiknya ibu melakukan konsultasi dulu dengan ahlinya mengenai bolehkah ibu hamil eyelash extension. Hal ini, bertujuan agar ibu mengetahui berbagai macam resiko yang mungkin terjadi akibat perawatan tersebut. Setelah itu, pastikan untuk melakukan perawatan tanam bulu mata di tempat yang sudah terpercaya.

Ketika melakukan di klinik perawatan yang sudah terpercaya dan bersertifikasi, berarti sudah dapat dipastikan bahwa ahli perawatan ini, sudah melakukan proses tanam bulu mata sesuai prosedur yang berlaku. Selain dikerjakan langsung dengan ahlinya, klinik yang sudah memiliki sertifikasi tentunya juga akan menggunakan alat dan bahan yang sudah aman digunakan, bahkan oleh ibu hamil.

  1. Pilihlah Bulu Mata yang Nyaman

Pemasangan eyelash extension memang aman digunakan oleh ibu hamil, namun ada baiknya untuk tetap perhatikan usia kandungan dan juga waktu perawatan. Untuk berjaga-jaga supaya aman, ada baiknya melakukan perawatan saat kondisi kehamilan sudah berada pada usia yang stabil. Hindari menggunakan eyelash extension ketika usia kehamilan masih memasuki trimester awal.

Kebanyakan orang akan menyukai bulu mata tebal dan lentik untuk dipilih ketika melakukan eyelash extension. Namun, pada saat hamil, pilihlah model bulu mata yang lebih sederhana dan tidak berlebihan ketika menyambung bulu mata. Anda bisa memilih perawatan bulu mata satu layer untuk tampilan yang terkesan cantik, natural dan nyaman ketika sedang hamil dan melahirkan.

Mempercantik diri atau melakukan eyelash extension untuk menyambut kelahiran si kecil pada ibu hamil memang tidak ada salahnya. Terlebih, tidak ada larangan untuk melakukan perawatan tersebut. Namun, agar tidak ada resiko yang terjadi terhadap ibu dan sang bayi, tetap perhatikan berbagai hal-hal diatas sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan tanam bulu mata.