Yuk Intip 7 Jenis Anggrek yang Populer di Indonesia

Keindahan tanaman bunga anggrek memang sudah terkenal dan mendunia. Karena keindahannya, bunga satu ini bahkan dijadikan sebagaiĀ  judul sebuah lagu jadul milik Chrisye yang populer. Bunga anggrek ini termasuk ke dalam tanaman langka, seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 7 Tahun 1999. Diambil dari situs berita Fokusjabar, terdapat beberapa jenis anggrek yang populer di Indonesia. Apa saja itu? Yuk Simak ulasannya berikut.

Beberapa Jenis Bunga Anggrek yang Populer

Pixabay.com
  1. Anggrek Bulan

Meski memiliki banyak jenis, bunga anggrek yang paling tenar di Indonesia adalah anggrek bulan. Bahkan jenis bunga ini dijadikan sebagai bunga nasional, dan memiliki julukan puspa pesona. Bunga ini juga yang seringkali digaungkan dalam sebuah lirik lagu. Nama ilmiahnya yaitu Phalaenopsis amabilis, dan banyak ditemukan di Indonesia, Malaysia, hingga Australia. Di Indonesia sendiri, Kalimantan Barat adalah daerah yang menguasai kecantikan anggrek bulan.

Ciri khas dari anggrek bulan yaitu kelopak bunganya berwarna putih dengan corak merah dan kuning. Meski warna aslinya putih, dalam perkembangannya sudah banyak yang melakukan penyilangan. Hasilnya, saat ini banyak anggrek bulan yang berwarna ungu, pink, dan lain sebagainya. Jika dilihat secara sepintas, bentuk dari anggrek ini mirip ngengat, sehingga disebut dengan moth orchid dalam bahasa inggris. Dan juga menjadi jenis anggrek yang populer di luar negeri.

  1. Anggrek hitam

Anggrek hitam atau Coeloyne Pandurate merupakan maskot bagi Provinsi Kalimantan Tengah, dan pernah menyabet gelar juara pada Pameran Anggrek Nasional di Jakarta pada 1976 silam. Jenis anggrek ini juga dapat ditemukan dan tumbuh di semenanjung Malaya serta Sumatera, serta termasuk dalam tumbuhan yang dilindungi. Anggrek hitam memiliki aroma khas yang sangat menarik, dengan bentuk dan warna yang berbeda dari jenis anggrek yang lain.

Kelebihan dari jenis anggrek hitam yaitu tanaman yang rajin berbunga, namun memerlukan kondisi yang cenderung lembab dan membutuhkan tanaman inang sebagai tempat hidup. Saat berbunga, anggrek hitam akan mengeluarkan kelopak bunga yang berwarna hijau pupus dengan lidah bunga yang berwarna hitam. Warna yang demikian akan menimbulkan kesan yang eksotis pada jenis anggrek satu ini.

  1. Anggrek Jingga

Jenis anggrek yang populer di Indonesia lainnya yaitu anggrek jingga. Sesuai dengan namanya, anggrek ini memiliki kelopak bunga yang berwarna jingga, dan terdapat motif tutul di setiap kelopaknya. Spesies bernama ilmiah renanthera ini tersebar di pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, serta di negara-negara lain di Asia Tenggara. Anggrek jingga menghasilkan bunga yang banyak, dengan ukuran yang cukup besar yaitu sekitar 6 cm, dan bisa ditanam di pot.

  1. Anggrek Bulan Bintang

Anggrek ini diberi nama bulan bintang karena bentuknya, yaitu memiliki lima buah kelopak yang persis seperti bintang. Lalu pada bagian tengahnya mirip dengan bentuk rembulan. Cukup banyak orang yang menyukai jenis anggrek bulan bintang, karena warnanya yang sangat menawan. Kelopaknya memiliki warna putih, dengan corak yang kekuningan hingga kecoklatan. Ada juga beberapa anggrek bulan bintang yang memiliki kelopak kuning dengan corak ungu.

Anggrek bulan bintang berasal dari daerah Kalimantan dan biasanya banyak ditemukan pada pohon yang dekat dengan aliran sungai, yang berada di dataran rendah yang memiliki ketinggian kurang lebih 300 mdpl. Meski begitu, bunga anggrek ini cukup sulit untuk ditemukan di daerah lain. Sehingga banyak orang yang berlomba-lomba untuk membudidayakannya.

  1. Anggrek Ki Aksara

Anggrek ki aksara juga merupakan jenis anggrek yang populer di Indonesia. Tanaman ini memiliki warna hijau dengan corak yang serupa dengan kilatan petir kecil. Jenis satu ini terbilang cukup mungil, namun tetap banyak diburu oleh masyarakat karena modelnya yang unik. Dengan bunga yang kecil kecil, kemudian berkumpul di sepanjang tangkai membuat siapapun ingin membawa pulang ki aksara untuk ditanam di rumah.

Tumbuhan ini umumnya hidup subur di hutan hutan Sumatera, pegunungan Jawa, Malaysia, dan Filiphina. Namun anda sebagai penggemar anggrek juga dapat memeliharanya di rumah, sebab tanaman tersebut termasuk tanaman hias yang bisa hidup di tanah. Anda hanya perlu menyiapkan media tanam yang lembab, serta kelembabapan udara minimal 50 persen atau lebih. Anda dapat meletakknya pada bagian yang dekat jendela, yang bisa membawa kelembaban.

  1. Anggrek Papua Paphiopedilum

Pixabay.com

Papua Paphiopedilum merupakan spesies anggrek yang dilindungi di kawasan Papua. Genus ini memiliki bunga yang sangat cantik dan unik, juga memiliki usia mekar yang cukup lama. Itu sebabnya bunga satu ini memiliki nilai jual serta ancaman perburuan yang tinggi dan menjadi jenis anggrek yang populer di Indonesia. Ciri khas dari bunga ini yaitu memiliki labelum yang berbentuk kantung, dimana labelum ini memiliki fungsi sebagai perangkap serangga atau polinator.

Jika terdapat serangga yang hinggap pada bagian kantungnya, serangga tersebut seketika akan terpeleset karena bagian dalam kantung yang licin. Serangga yang sudah terjebak di dalam kantung juga tidak akan bisa terbang, karena adanya cairan di dalam labelum tersebut. Sehingga satu-satunya jalan yaitu dengan memanjat di dekat polinia, dan polinia itu akan menempel pada tubuh serangga. Jadi bagian labelum sangat penting bagi kelangsungan hidupnya.

  1. Anggrek Selop

Anggrek selop sama halnya dengan anggrek Papua Paphiopedilum, yang memiliki labelum pada struktur bunganya. Bentuk kelopaknya tersebut menyerupai kantung semar dan sepatu selop, sehingga diberi nama anggrek selop. Biasanya jenis anggrek ini memiliki warna ungu serta tutul gelap pada bagian bibir bunga. Dan memiliki habitat asli di daerah lereng Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

Anggrek selop memiliki nama latin paphipodelium glaucophyllum, dan tumbuh dengan ketinggian 30 hingga 45 cm di atas tanah. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk yang lonjong, dengan panjang sekitar 30 cm. Keindahan serta keunikannya membuatnya menjadi jenis anggrek yang populer, dan banyak perburuan liar yang terjadi. Oleh karena itu, anggrek endemik ini didaftar dalam Appendix I, atau spesies yang dilarang dalam bentuk perdagangan.

Bunga anggrek memang sangat populer di Indonesia, bahkan juga di luar negeri. Kepopuleran dari bunga anggrek ini karena bentuk serta warnanya yang beraneka ragam bergantung pada jenisnya. Beberapa di antaranya bisa ditanam serta dipelihara di rumah, namun beberapa yang lainnya menjadi tanaman yang langka serta dilindungi. Untuk mengenal lebih jelas mengenai jenis-jenis anggrek yang lainnya, anda dapat mengunjungi situs fokusjabar.id.