Mengenal Kesabaran Lewat Sejarah Singkat Nabi Nuh As

Nabi Nuh menjadi nabi keempat setelah Nabi Adam. Keturunan ke-9 dari Nabi Adam dan keduanya berjarak 10 generasi. Beliau menikah dan mempunyai keturunan. Salah satunya ialah Kan’an yang termasuk anak durhaka atau kufur sehingga mendapat balasan murka Allah. Kondisi masyarakat saat Nabi Nuh diutus penuh kegelapan bahkan kehancuran. Kerusakan terpusat karena rusaknya aqidah. Dimana banyak diantara mereka yang meyakini berbagai patung yang mempunyai kekuatan.

Disebutkan bahwa kaum Nabi Nuh termasuk golongan pertama yang mempercayai atau menyembah patung. Anggapan tersebut yang kemudian membuat umat Nabi Nuh begitu ketat menjaganya. Mereka sering melakukan ritual sakral guna menghormati patung. Kerusakan lain yang juga menjasi subtansi dari dakwah Nabi Nuh ialah mengurangi sikap diskriminasi serta bermegah-megahan.

Disebutkan bahwa beliau mendapat banyak rintangan selama melakukan dakwah. Banyak dari mereka yang menolak mentah-mentah kehadiran ajaran baru. Kesabaran beliau terus teruji dengan banyaknya hal buruk yang dilakukan oleh umatnya. Kebrutalan umat Nabi Nuh membuat Allah menurunkan QS Nuh ayat 5-7. Dimana firman ini menerangkan tentang balasan yang akan diterima oleh kaum nabi Nuh yang tidak beriman.

Sampai pada titik dimana banjir besar melanda. Semua orang berlarian menuju tempat tinggi. Namun, tetap saja kaum kafir tidak mampu mengelak dari adzab tersebut. Dakwah panjang Nabi Nuh mengambarkan tingkat kesabaran yang tak tertandingi.

Keteladanan Nabi Nuh As dalam Menyebarkan Agama Allah

Setiap nabi dan rosul diutus sesuai keadaan masyarakatnya. Nabi Nuh dan deretan rosul lain menjadi hamba pilihan yang diperintahkan untuk menyebarkan kebaikan. Kerusakan aqidah yang melanda kaum Nabi Nuh termasuk dosa besar yang tidak mampu terampuni. Bagaimana mereka menyembahkan benda yang pada dasarnya tak memberikan kesejahteraan apapun.

Sikap yang juga menjadikan kaum Nabi Nuh hancur ialah sikap hedonisme dan memusatkan pikiran pada kekuasaan. Sehingga diskriminasi terlihat dalam berbagai aktivitas keseharian. Mereka yang dianggap lemah secara ekonomi tidak akan diterima. Perbudakan dan perlakuan tak adil menjadi pemandangan panas yang terus terjadi. Sehingga dakwah Nabi Nuh terpusatkan pada memperbaiki aqidah.

Meski dilakukan dengan berbagai cara menembus tembok yang kokoh membutuhkan kerja keras tanpa batas. Hal serupa yang dilakukan Nabi Nuh. Namun, tetap saja metode dakwah yang beliau gunakan hanya mampu sampai pada mereka yang mendapat hidayah dari Allah. Bahkan kesabaran Nabi Nuh kembali teruji oleh keputusan Kan’an (anak beliau) yang memilih menjauh dari sang ayah.

Sampai disini Anda benar-benar dibawa pada keteladanan penuh makna. Sehingga siapapun yang beriman akan mengakui bahwa basicnya sabar sikap yang mempunyai batas. Scara detail teladan Nabi Nuh bisa dilihat pada hasana.id. Semoga selalu mendapat perlindunganNya.